Jumat, 11 November 2022

7 Langkah Mencuci Tangan

7 Langkah Mencuci Tangan


Cuci tangan merupakan suatu tujuan yang sangat penting dan berkesempatan membunyikannya sebagai suatu tindakan yang mesti dilakukan oleh setiap orang untuk mencegah pendarahan dan mengobati efek sampingnya.

Kebanyakan orang yang menjalani perawatan di rumah mendiagnosa sangat banyak karena persis pada kondisi yang tidak sehat.

Organisasi Kesehatan Dunia (World Health Organization/WHO) menyarankan setiap individu untuk selalu mencuci tangan demi mencegah penyebaran v1rus. Bersihkan tangan secara teratur & menyeluruh dengan sabun & air atau cairan berbasis alkohol.

Mencuci tangan dengan sabun & air atau menggunakan cairan pembersih berbasis alkohol bisa membunuh v1rus yang mungkin ada di tangan Anda.

Mencuci tangan dapat membuat Anda tetap sehat & mencegah penyebaran infeksi pernapasan & diare dari satu individu ke individu lain. Kuman dapat menyebar dari individu lain atau permukaan saat Anda:

  • 1. Menyentuh mata, hidung, & mulut Anda dengan tangan yang tidak dicuci.
  • 2. Makan atau menyiapkan makanan & minuman dengan tangan yang tidak dicuci.
  • 3. Menyentuh permukaan atau benda yang terkontaminasi.
  • 4. Mengesang, batuk, atau bersin ke tangan & kemudian menyentuh tangan individu lain atau benda-benda.

Menurut WHO, mencuci tangan agar bersih menghabiskan waktu sekitar 20-30 detik. Ikuti 7 langkah mencuci tangan yang benar menurut WHO untuk mencegah infeksi v1rus, kuman, & bakteri.

  • 1. Basahi tangan & tuangkan atau oleskan produk sabun di telapan tangan.
  • 2. Tangkupkan kedua telapak tangan & gosokkan produk sabun yang telah dituangkan.
  • 3. Letakkan telapak tangan kanan di atas punggung tangan kiri dengan jari yang terjalin & ulangi untuk sebaliknya.
  • 4. Letakkan telapak tangan kanan ke telapak tangan kiri dengan jari saling terkait.
  • 5. Tangan kanan & kiri saling menggenggam & jari bertautan agar sabun mengenai kuku & pangkal jari.
  • 6. Gosok ibu jari kiri dengan menggunakan tangan kanan & sebaliknya.
  • 7. Gosokkan jari-jari tangan kanan yang tergenggam di telapak tangan kiri & sebaliknya.
Gambar 7 Langkah Cuci Tangan
Petunjuk Cuci Tangan dari WHO. foto/https://www.who.int/




Jika dalam kondisi tertentu, tidak ada air & sabun atau tidak dapat menggunakan air & sabun untuk membersihkan tangan, solusi lainnya adalah gunakan hand sanitizer. Centers for Disease Control and Prevention (CDC) menyarankan untuk menggunakan hand sanitizer yang berbasis setidaknya 60 persen alkohol.

Walau dapat membantu mengurangi jumlah kuman di tangan dengan cepat, hand sanitizer tidak dapat menghilangkan semua jenis kuman, tidak seefektif saat mencuci tangan. Hand sanitizer juga tidak dapat menghilangkan kotoran & minyak di tangan.

Cara menggunakan hand sanitizer cukup mudah. Setelah mengoleskan gel pada tangan, gosok permukaan tangan, jari, & sela-sela jari hingga tangan mengering.

Dan berikut ini dokumentasi resmi dari lembaga kami ceck it .


*****

Senin, 17 Oktober 2022

PKKM RA AL-FIRDAUS Tahun 1 | 171022

PKKM RA AL-FIRDAUS Tahun 1 | 171022

PETUNJUK PENGISIAN INSTRUMEN

1. Anda diminta menilai kinerja kepala madrasah dari aspek pelaksanaan tugas pokok, komitmen dalam melaksanakan tugas dan hasil kerja yang tercermin pada Indikator Kerja dan Data Otentik yang ada.

2. Setiap indikator yang dinilai dinyatakan dalam pernyataan/pertanyaan yang disertai dengan bukti fisik yang diharapkan yang menggambarkan perilaku kepala madrasah dalam melaksanakan tugas pokoknya.

3. Anda diminta menentukan salah satu angka yang ada pada kolom Hasil Kerja (1, 2, 3, atau 4) dengan cara memberikan tanda ceklis (v) setelah menilai bukti otentik yang menjadi dasar penilaian perilaku kepala madrasah.

4. Pemberian skor indikator kinerja untuk setiap unsur tugas utama dilakukan dengan ketentuan sebagai berikut:

Skor 4 diberikan apabila kepala madrasah mampu menunjukkan bukti-bukti yang LENGKAP dan SANGAT MEYAKINKAN bahwa kepala madrasah yang bersangkutan berkinerja sesuai dengan masing-masing kriteria komponen yang dinilai.

Skor 3 diberikan apabila kepala madrasah mampu menunjukkan bukti-bukti yang LENGKAP dan CUKUP MEYAKINKAN bahwa kepala madrasah yang bersangkutan berkinerja sesuai dengan masing-masing kriteria komponen yang dinilai.

Skor 2 diberikan apabila kepala madrasah mampu menunjukkan bukti-bukti yang KURANG LENGKAP dan CUKUP MEYAKINKAN bahwa kepala madrasah yang bersangkutan berkinerja sesuai dengan masing-masing kriteria komponen yang dinilai.

Skor 1 diberikan apabila ditemukan bukti-bukti yang SANGAT TERBATAS dan KURANG MEYAKINKAN atau TIDAK DITEMUKAN bahwa kepala madrasah yang bersangkutan berkinerja

sesuai dengan masing-masing kriteria komponen yang dinilai.

5. Kompetensi A - D digunakan untuk Penilaian Kinerja Kepala Madrasah Tahun Pertama sampai Tahun Ketiga. Sedangkan untuk Tahun Keempat, semua komptensi (kompetensi A sampai kompetensi E) diisi/digunakan.

INSTRUMEN PENILAIAN KINERJA KEPALA MADRASAH (PKKM) EMPAT TAHUNAN



Dan berikut ini dokumentasi dari lembaga kami RA AL-FIRDAUS:
Dokumentasi PKKM Tahun 1 2022

Dokumentasi PKKM Tahun 1 2022

Dokumentasi PKKM Tahun 1 2022

Dokumentasi PKKM Tahun 1 2022

Dokumentasi PKKM Tahun 1 2022

@Copyright By RA AL-FIRDAUS 2022

*****

Lomba mewarnai tingkat RA Se Kabupaten Pamekasan | Berikut Domkumentasinya

Lomba mewarnai tingkat RA Se Kabupaten Pamekasan | Berikut Domkumentasinya

Dokumentasi dalam rangka lomba se kabupaten pamekasan tahun 2022 tepatnya pada tanggal 17 oktober 2022 di masjid assyuhada kota pamekasan dengan lomba "Mewarnai Tingkat RA'.

Dokumentasi Lomba Mewarnai 2022

Dokumentasi Lomba Mewarnai 2022

Dokumentasi Lomba Mewarnai 2022


CopyRight @RA AL-FIRDAUS TAMBUNG 2022

*****

Kamis, 13 Oktober 2022

Edaran Hari Santri Kabupaten Pamekasan

Edaran Hari Santri Kabupaten Pamekasan

Hari Santri Pamekasan

Nomor    : B-5619/Kk.13.22.01/HK.03.3/10/2022                                           13 Oktober 2022
Sifat        : Segera
Lampiran
Perihal    : Peringatan Hari Santri Kab. Pamekasan Tahun 2022


Yth. :
  1. Kepala Subbagian Tata Usaha/Kepala Seksi/Penzawa;
  2. Kepala Kantor Urusan Agama;
  3. Pengawas Madrasah Tingkat Dasar dan Menengah;
  4. Pengawas PAIS Tingkat Dasar dan Menengah;
  5. Kepala MAN, MTSsN, MIN;
  6. Ketua Kelompok Kerja Guru;
  7. Ketua Pokjaluh;
  8. JFT dan Koordinator Ruangan;
  9. Seluruh ASN dan Non ASN; Di Lingkungan Kantor Kementerian Agama Kabupaten Pamekasan

Berdasarkan Surat Edaran Bupati Pamekasan Nomor 003/407/432.012/2022 Tahun 2022 tanggal 12 Oktober 2022 tentang Peringatan Hari Santri Nasional, dengan ini kami menghimbau kepada Saudara hal-hal sebagai berikut :

1. Terhitung mulai tanggal 14 s.d. 22 Oktober 2022 diharapkan untuk mengenakan Pakaian Busana Muslim dengan ketentuan :
Pria : Sarung Batik/Tenun Produk Pamekasan
Perempuan_ : Busana Muslimah
2. Bagi Satuan Kerja yang menerapkan § (lima) hari kerja, agar pda hari Jum’at Jam Ke-1 tetap mengenakan pakaian olahraga, dan pada Jam Ke-2 mengenakan Pakaian Busana Muslim sesuai ketentuan tersebut di atas.
3. Tanggal 17 Oktober 2022 tetap menyesuaikan dengan Surat Edaran Bupati, yakni sesuai dengan point 1.

Demikian untuk dilaksanakan sebagaimana mestinya, atas perhatian dan kerjasamanya disampaikan terima kasih.

Kepala Kantor


Mawardi




Tembusan, Yth.:
1. Bupati Pamekasan
2. Kepala Kantor Wilayah Kementerian Agama Provinsi Jawa Timur.

*****

Jumat, 16 September 2022

Menempel gambar mobil polisi klp A | RA AL-FIRDAUS

Menempel gambar mobil polisi klp A | RA AL-FIRDAUS

guru-dan-sesertadidik-menempel-gambar-polisi.jpeg


Cakupan dalam materi ini antara lain: Manfaat Ciptaan Tuhan, Berolah Raga, Alat – alat untuk berkerja, Saling menghargai sesama teman, Memperhati kan orang tua berbicara.  Dengan kegiatan: Menghubungkan gambar dngan tulisan, Menebalkan tulisan & menyebutkan tulisan pekerjaan tersebut, Menggunting gambar polisi & menempelkan. Menggunakan alat alat: Kertas ,pensil, krayon, Gunting , lem, majalah, Gambar polisi

Berikut Dokumentasi Video:



Selengkapnya Materi Ini bisa anda kunjungi disini

*****

Rabu, 14 September 2022

Membuat KOLASE GAMBAR PEMANDANGAN GUNUNG Kel. A

Membuat KOLASE GAMBAR PEMANDANGAN GUNUNG Kel. A

 

kolase-gambar-ra-al-firdaus

Gambar kolase pemandangan adalah salah satu teknik seni gambar yg menghubungkan beberapa media atau potongan kertas ataupun benda-benda perca untuk dijadikan sebuah gambar yg cantik & indah, terutama bisa difungsikan untuk membuat gambar kolase pemandangan.


Karena itu untuk membantu kalian membuat pemandangangan yg indah dari teknik kolase, saya akan membagikan beberapa contohnya di bawah ini untuk kalian, sehingga kalian memiliki gambaran yg jelas bagaimana seharusnya gambar kolasi dibuat.

gambar kolase pemandangan-i-d.my.id

Gambar tanpa watermark pemandangan diatas bisa kalian download disini

Berikut Dokumentasi Kami:

Membuat KOLASE GAMBAR PEMANDANGAN GUNUNG Kel. A

Membuat KOLASE GAMBAR PEMANDANGAN GUNUNG Kel. A

Membuat KOLASE GAMBAR PEMANDANGAN GUNUNG Kel. A



Selengkapnya Mengenai Kolase Gambar Pemandangan Disini

*****

Rabu, 31 Agustus 2022

Imunisasi Di Sekolah TK/RA/PAUD | Pentingnya Imunisasi Pada Anak Sejak Dini

Imunisasi Di Sekolah TK/RA/PAUD | Pentingnya Imunisasi Pada Anak Sejak Dini

Imunisasi Di Sekolah TK/RA/PAUD | Pentingnya Imunisasi Pada Anak Sejak Dini


Oleh: dr. Daniel Surjadinata, Sp.A


Imunisasi Di Sekolah TK/RA/PAUD | Pentingnya Imunisasi Pada Anak Sejak Dini - Imunisasi memberikan kekebalan tubuh scara buatan dengan pembentukan antibody shg melindungi anak & mengurangi keparahan penyak*t.


Imunisasi anak adalah upaya memperoleh kekebalan tubuh scara buatan melalui pemberian kuman hidup yg dilemahkan atau bagian tubuh dari kuman untuk membentuk antibody. Imunisasi bertujuan untuk melindungi anak terhadap penyak*t tertentu yg dapat dicegah dengan pemberian imunisasi, shg angka kejadian penyak*t tsb dapat dikurangi, & diharapkan dapat membasmi penyak*t tsb scara menyeluruh. Cari tahu lebih lengkap mengenai pentingnya imunisasi pada bayi dari Team Ahli *.


Pentingnya Imunisasi pada Anak

Imunisasi anak adalah upaya memperoleh kekebalan tubuh scara buatan melalui pemberian kuman hidup yg dilemahkan atau bagian tubuh dari kuman untuk membentuk antibody. Imunisasi bertujuan untuk melindungi anak terhadap penyak*t tertentu yg dapat dicegah dengan pemberian imunisasi, shg angka kejadian penyak*t tsb dapat dikurangi, & diharapkan dapat membasmi penyak*t tsb scara menyeluruh. Cari tahu lebih lengkap mengenai pentingnya imunisasi pada bayi dari Team Ahli *.


Waktu yg tepat untuk memberikan Imunisasi anak

Ingatkah Mama dahulu banyak sekali anak yg terkena polio, difteri, maupun tetanus? Kini angka kejadiannya hampir tidak ada karena cakupan program imunisasi sudah massal di seluruh dunia, termasuk Indonesia.


Lalu kapankah waktu yg tepat untuk memberikan imunisasi pada anak? Ikatan Dokter Anak Indonesia (IDAI) sudah menerbitkan rekomendasi jadwal pemberian imunisasi agar memudahkan Mama mengikuti program imunisasi untuk si Kecil.


Apakah kalian tahu?


”Jadwal imunisasi dirancang untuk menjaga si Kecil dari penyak*t sejak masa paling rentan. Jika Mama menunda pemberian vaksin, maka Mama sudah menempatkan si Kecil pada risiko serangan suatu penyak*t. “


Jadwal Pemberian Vaksin pada Anaka / Si Kecil

1. Vaksin Hepatitis B

Vaksin Hepatitis B paling baik diberikan dalam waktu 12 jam sesudah kelahiran si Kecil, oleh karena itu, selalu tanyakan pada dokter atau bi& yg membantu persalinan Mama apakah si Kecil sudah mendapatkan suntikan vaksin ini. Saat Mama & si Kecil akan pulang dari tempat bersalin, pastikan juga si Kecil sudah mendapatkan vaksin polio oral, yg selanjutnya diberikan ulang pada usia 2, 4 , & 6 bulan.2, 3, 4


2. Vaksin BCG

Vaksin BCG hanya diberikan sekali & opTeamal diberikan pada usia 2 bulan. Pada pemberian vaksin ini, obat akan disuntikkan di bawah kulit & meninggalkan lentingan di tempat bekas suntikan. Bekas tsb akan hilang dengan sendirinya & meninggalkan tanda  di lengan kanan si Kecil. Bila si Kecil belum mendapat vaksin BCG hingga usia 3 bulan, akan dilakukan uji tuberkulin terlebih dahulu sebelum diberikan vaksin. Uji tuberkulin dilakukan untuk mengetahui apakah si Kecil sudah terinfeksi,  namun si Kecil akan diobservasi & diberikan pengobatan tuberculosis (TBC) sesuai indikasi


3. Vaksin DTP 

Vaksin DTP pertama dapat diberikan bila si Kecil sudah mencapai usia 6 minggu. Sesudah pemberian vaksin ini, si Kecil mungkin akan mengalami demam, namun Mama tidak perlu khawatir. Bila terjadi demam,yg harus dikonfirmasi terlebih dahulu melalui pengukuran dengan termometer (suhu > 37.5oC), berikan si Kecil parasetamol dengan dosis sesuai berat ba&. Tanyakan pada dokter atau bi& yg memberikan imunisasi terkait berapa dosis parasetamol yg tepat untuk si Kecil anda agar dosisnya cukup untuk menurunkan demam. 2, 3, 4


4. Vaksin campak

Vaksin campak diberikan pada usia 9 bulan & diulang saat usia 24 bulan. Vaksin morbili-mumps-rubella (MMR) dapat diberikan saat si Kecil berusia 15 bulan & diulang saat usia 6 tahun. Vaksin pneumokokus dapat diberikan pada usia 2, 4, 6 bulan & 12-15 bulan (4 kali) untuk mencegah terjadinya infeksi paru, telinga, maupun infeksi  yg disebabkan kuman pneumokokus.


5. Vaksin rotavirus

Vaksin rotavirus dapat diberikan untuk mencegah diare pada si Kecil & diberikan 2 dosis (monovalen) & 3 dosis (multivalen) scara oral dengan jarak 4-8 minggu saat si Kecil berusia 8-32 minggu.


6. Vaksin influenza

Vaksin influenza dapat diberikan saat usia 6 bulan-2 tahun, terutama diperuntukan untuk si Kecil dengan kekebalan tubuh yg lemah, atau yg tinggal bersama di asrama. Dosis pertama baiknya diberikan pada usia > 6 bulan & diberi 2 dosis dengan jarak minimal 4  minggu. Vaksin varisela atau cacar air dapat diberikan di atas usia 1 tahun sebelum si Kecil masuk sekolah. 2, 3, 4


Jadi, yuk segera berikan imunisasi anak yg tepat sesuai jadwal perkembangan usianya! Pemberian vaksin yg tepat akan mencegah terjadinya penyak*t yg dapat menyerang sistem kekebalan tubuh si Kecil. Pemberian vaksin yg tepat juga ikut mendukung terbentuknya sistem pertahanan tubuh terhadap penyak*t.

DOKUMENTASI IMUNISASI RA AL-FIRDAUS TAMBUNG

Berikut dokumentasi dari sekolah RA Kami pada tanggal 30 Agustus 2022:


*****

Rabu, 24 Agustus 2022

Mencocokkan Warna

Mencocokkan Warna

Mencocokkan Warna 

Ayoo bersenang-senang bersama anak menggunakan lembar kerja anak TK – PAUD yang penuh warna, lengkap dengan stimulasi kognitif bagi anak usia dini. Anak-anak dapat mengenal warna dan melatih kemampuan persepsi visual mereka dengan beragam kegiatan yang menarik, misal: gunting tempel, mewarnai, menentukan lokasi parkir, dan permainan observasi (i spy game).

Setiap halaman, menyajikan keseruan, sekaligus menjadi sarana untuk meningkatkan kecerdasan anak. Pada artikel ini tercantum pula deskripsi singkat dari masing-masing lembar kerja, sebagai referensi Anda dalam mendampingi proses belajar.

Catatan: Temukan picture atau gambar untuk mewarnai, flashcard, mainan edukatif, serta lembar kerja/worksheet anak TK lainnya, pada halaman lain dalam situs Semesta Ibu.

Sebagian besar, dapat Ibu Bapak unduh gratis, dan sebagian lainnya berlaku akses premium untuk mendukung kami meningkatkan kuantitas dan kualitas lembar kegiatan di situs Semesta Ibu.

Lembar Kerja Kognitif Anak TK – PAUD: Mengenal Warna (Mejikuhibiu)

Manusia terlahir dalam dunia yang penuh warna. Kita pun memanfaatkan aneka warna yang ada sebagai estetika, misal dalam fesyen dan dekorasi, hingga secara fungsional, misal dalam rangkaian listrik dan rambu-rambu.

Lebih dalam dari itu, masing-masing warna bahkan memiliki makna khusus dan bisa memengaruhi suasana hati kita. Memahami eksistensi warna yang beragam, secara filosofis juga akan menyampaikan pada anak-anak bahwa perbedaan dapat menciptakan keindahan.

Dengan penyampaian yang tepat, anak-anak akan ingat untuk selalu menghargai keberagaman, dan melihat perbedaan sebagai kebutuhan untuk saling melengkapi, bersinergi, dan membangun peradaban yang semakin baik dari hari ke hari.

Maka, materi terkait warna bukan hanya tentang mengingat nama dan visual warna semata. Anak-anak juga berhak memahami warna secara komperhensif, dan mengambil hikmah dari entitas warna di alam semesta.

Kendati demikian, materi tersebut hanya dapat tersampaikan pada anak usia dini melalui kisah dan dialog. Sementara itu, kami menyajikan media belajar yang lebih teknis, berupa lembar kegiatan (worksheet) untuk mengenal warna, sebagai stimulasi kognitif yang berkaitan erat dengan daya analisis, observasi, cara berpikir kritis, dan pemecahan masalah.

Selama menyelesaikan lembar kegiatan, anak-anak juga akan meningkatkan kemampuan persepsi visual, verbal, sosial-emosional, hingga kecerdasan logis-matematis.

Namun, penggunaan lembar kegiatan sebagai media belajar tentu memiliki keterbatasan. Maka, selain berdialog dengan anak-anak filosofi warna, ada beberapa hal yang perlu Ibu Bapak sampaikan terkait warna, antara lain:

warna dasar yang terdiri dari merah, kuning, dan biru,

pencampuran antar warna untuk menghasilkan warna baru,

beragam warna yang tidak umum disebutkan, misal turkuois, magenta, salem, marun, dan sebagainya.

Berikut ini lembar kerja anak untuk mengenal warna dalam bentuk PDF, yang dapat Ibu Bapak dapatkan melalui tautan unduh (unduh link) di bawah picture atau gambar.

Mencocokkan warna bunga

Mewarnai-RA-AL_Firdaus

Kegiatan mencocokkan warna bunga tidak sesederhana melihat warna yang sama. supaya bisa menyelesaikan lembar kerja ini, anak-anak perlu melakukan pengamatan dan memahami konsep warna. Dengan begitu, mereka harus melibaRAan kemampuan observasi dan berpikir kritis.

Di samping itu, menarik garis supaya menghubungkan 2 titik dengan tepat juga memerlukan koordinasi motorik visual dan fokus yang baik.

supaya mengembangkan kecerdasan majemuk pada anak, Ibu Bapak juga bisa membahas tentang: jumlah kelopak bunga pada lembar kerja, nama-nama warna, bunga favorit anak, manfaat bunga dari segi fungsi dan estetika, serta berbagai hal lainnya.

Mencocokkan Warna Mobil

Mewarnai2-RA-AL_Firdaus.jpg



Sama dengan lembar kerja sebelumnya, anak-anak juga perlu mencocokkan warna. Namun, kali ini menggunakan mobil, dan bisa dilakukan dengan narasi tentang menentukan lokasi parkir yang tepat.

Meski terkesan sederhana, membuat narasi akan membantu anak-anak supaya mengambangkan daya imajinasi dan kreativitas mereka. Ibu Bapak juga bisa membangun dialog sederhana tentang jumlah ban mobil, fungsi mobil, atau pengalaman anak ketika melakukan perjalanan dengan mobil.


Mewarnai Lingkaran Angka

Mewarnai3-RA-AL_Firdaus.jpg


Mewarnai sesuai angka bisa melatih kemampuan persepsi visual, terutama diskriminasi visual dan integrasi motorik visual. Melalui lembar kerja ini, anak-anak berlatih supaya memahami suatu aturan yang berlaku, dan mengikutinya.

Ibu Bapak bebas mengatakan objek tersebut lingkaran, bola, atau gelembung. Yang penting, ajak anak-anak menyebuRAan angka dan nama-nama warna yang ada pada lembar kerja, supaya merekam pengetahuan tersebut dalam memori mereka.


Mewarnai balon udara

Mewarnai4-RA-AL_Firdaus.jpg



Seperti sebelumnya, Kegiatan dalam lembar kerja ini juga berfungsi sebagai latihan supaya memahami dan mengikuti suatu aturan. Seiring dengan itu, anak-anak bisa berpikir kritis, menganalisis, mengobservasi, dan memecahkan masalah dengan prosedur yang berlaku. Tentu saja, sembari mengenal warna dan angka.


Mewarnai bentuk

Mewarnai5-RA-AL_Firdaus.jpg


Terbisa berbagai komponen stimulasi dan materi dalam lembar kerja di atas, yaitu: mengenal bentuk (nama/jumlah sudut/jumlah sisi), mengobservasi kumpulan gambar, belajar berhitung, menulis angka, dan mewarnai sesuai aturan. Melalui Kegiatan-Kegiatan tersebut, anak-anak bisa mengembangkan pengetahuan terkait geometri, warna, hingga konsep angka sebagai jumlah.


Mengamati warna yang sama

Mewarnai6-RA-AL_Firdaus.jpg


Agar anak-anak semakin memahami konsep warna dalam kehidupan, lembar Kegiatan ini menggunakan objek yang bisa ditemukan dalam kehidupan sehari-hari. Anak-anak perlu menganalisis warna dominan setiap objek, agar bisa menghitung jumlah dari masing-masing warna.

supaya mengembangkan kecerdasan verbal linguistik dan interpersonal, ajak anak-anak berbincang tentang seluk-beluk objek pada lembar kerja. Misalnya: jumlah kaki dan tempat hidup gurita, fungsi mobil, manfaat brokoli, dan sebagainya.


Menghitung warna yang sama

Mewarnai7-RA-AL_Firdaus.jpg


Dengan bentuk dan corak yang acak, anak-anak perlu lebih teliti dan fokus ketika mengobservasi gambar. Melalui lembar kerja ini, anak-anak bisa mengembangkan pengetahuan terkait bentuk dan warna, sembari meningkaRAan kecerdasan logis-matematis dengan membuat grafik dan menghitung warna yang sama. Ada pula latihan motorik halus dengan menuliskan angka sebagai jumlah.


Belajar menulis warna

Mewarnai8-RA-AL_Firdaus.jpg


Terdiri dari 2 bagian, lembar kerja ini akan membuat anak-anak mengingat warna secara visual, bahasa, serta huruf-huruf dalam namanya. Anak-anak juga bisa melatih kemampuan menulis mereka menggunakan garis bantu, bersama dengan melatih integrasi motorik visual.


Gunting tempel warna

Mewarnai9-RA-AL_Firdaus.jpg


Dengan menggunting dan menempel, lembar Kegiatan akan menjadi lebih interaktif. Anak-anak perlu menganalisis warna dominan setiap objek, lalu menentukan kolom yang tepat supaya setiap gambar. Ajak pula anak-anak berdialog tentang objek dalam lembar kerja, supaya mengasah kecerdasan verbal linguistik dan interpersonal mereka.


Mewarnai sesuai angka




supaya memecahkan persoalan dalam lembar kerja, anak-anak perlu memahami dan mengikuti aturan warna dengan benar. Kegiatan tersebut akan melatih kemampuan persepsi visual, kognitif, dan motorik halus.

Sementara itu, melalui pertanyaan, yang bisa Ibu Bapak sampaikan secara lisan atau anak-anak membaca tulisan, mereka bisa mengembangkan aspek bahasa, sosio-emosional, dan kemampuan kognitif, terutama yang terkait dengan analisis, berpikir kritis, observasi, logika, dan pemecahan masalah.

Dan berikut ini beberapa dokumen kegiatan mencocokkan warna.

ra.i-d.my.id

ra.i-d.my.id

ra.i-d.my.id



*****